---
Akhirnya setelah sekian lama tidak mengunjungi blog ku tercinta ini,saat nya aku mulai menulis sesuatu,karena sekarang waktu ku itu lagi banyak kosongnya. Kekosongan waktu ini dikarenakan sekitar seminggu yang lalu dunia perkoas-an ku yang selama kira 1 tahun 8 bulan sudah berakhir, tidak ada lagi yang namanya harus bangun pagi ke RS,ngejar2 dosen pembimbing buat refleksi kasus, ngikuti visite residen yang sering aku tertawakan dengan teman2ku karena kami bagai bebek yang berbaris, dan tentu saja yang paling melegakan "jaga bangsal". Senang?? Tentunya! Apalagi dengan bayangan bahwa bentar lagi aku akan memasuki kehidupan nyata as a doctor.
But,kelegaan itu tetep aja gak 100% bisa aku nikmati secara aku masih dibayang2in yudisium stuff,yang cuma ngasih waktu kami kira2 2mg utk mengurusnya. Untunglah semua itu tidak membutuhkan waktu berhari. Aku cuma meniatkan satu hari,ngerti khan maksudku?? Jadi suatu pagi yang cerah,3 hari yang lalu,aku bangun pagi,sesuatu yang musykil aku lakukan kalo lagi libur,mandi sarapan dan sebagainya,aku siap mengurus surat2 yang diperlukan buat yudisium, misalnya saja surat bebas perpus (bayangkan jumlah instansi yang harus aku datangi,4 kantor,yang semuanya perpus: fakultas lah, kampus lah,RS lah,dan Propinsi, yang bisa dibilang aku belum pernah nginjakkan kakiku di 2 yang terakhir), pengesahan nilai selama perkoas-an dan sebagainya. Nah, kalian tahulah, karena semuanya dah diniatkan dalam hati dan sungguh2, ya kelar juga akhirnya.
Karena semua urusan yudisium dah kelar (belum semua sih,tapi bisa aku anggap selesai), maka waktuku kian longgar sehingga malam harinya, saat mau tidur,saat itu pukul 11 malam lebih, mulai terlintas fikiran aku mau ngapain ya besok kalau cuacanya cerah. Well, aku ingat aku masih hutang cucian selama seminggu, so mungkin besok ada kerjaan beres2 kost dan nyuci pakaian nih.. yang aku fikir paling selesai sampai sebelum Zuhur. Lalu tiba2 terbersit difikiranku seandainya sorenya aku membawa kamera fotoku buat ngambil gambar2 kampusku dan kegiatan2 sore di sekitarnya, pasti menarik tuh. Apalagi aku baru sadar kalau aku belum punya yang namanya foto UGM selama kuliah 5 tahun di Jogja,aneh bukan! Lagian khan bisa jadi kenang2an tuh, yang mana aku yakin suatu saat sewaktu aku gak di Jogja lagi aku bakalan rindu sama kota yang ramah ini, yang penuh dengan kecirikhasannya, kota yang selama lima tahun belakangan telah membentukku menjadi diriku sekarang, yang penuh dengan kenangan pahit dan bahagia. Di kota ini aku menemukan cintaku, dan di kota ini pula aku menemukan sahabat2ku. Saat mengingat memori2 itulah aku mulai dihinggapi perasaan gak enak, sesak dan sedih. Mungkin emang besok sore aku harus mulai membawa kamera dan mengambil foto kampusku, kalau perlu sudut2 kota Jogja juga biar ada kenangan kota ini yang akan kubawa. Gembira dan senyum tampak mengembang di bibirku, karena aku tau besok harinya aku akan melakukan sesuatu yang luar biasa.
Ternyata saat libur seperti inilah kita mulai memikirkan hal2 kecil yang mungkin tidak pernah ada terlintas di benak kita.
So sesuai rencana malamnya, pagi ini aku mencuci pakaian dan emang lagi baik benar nasibku,matahari tampak cerah, sehingga rencana sore hari nanti bakalan sukses.
Sampai sore matahari tetap dengan sinarnya yang ramah, pukul setengah empat sore aku siap berangkat. Dengan menenteng tas kecil tempat kamera Sony ku berada, aku mulai menghidupkan sepeda motorku menuju ke arah graha sabha pramana UGM. Sesuai perkiraanku, sore itu GSP mulai tampak rame oleh para mahasiswa dan warga setempat yang ingin berolah raga atau membawa anak2nya menikmati keramaian dan segarnya udara sore. Dan dimulai lah agresi foto ku. Sunguh nyaman melakukan hal yang aku lakukan ini, dimana kadang ada sengatan2 flashback saat aku pertama sekali menginjakkan kakiku di Jogja yang mana juga merupakan pengalaman pertamaku ke pulau Jawa. Melihat mahasiswa2 baru yang sedang bermain futsal ataupun jogging membuatku rindu sama teman2ku yang sudah lulus duluan dan skrg sudah kerja di berbagai kota di Indonesia.
Sekitar 1 jam aku di GSP kemudian melanjutkan ke sudut2 Jogja yang pernah ada kenangan bagiku, so melankolis ya....tapi bagi kalian yang berada pada moment yang sama denganku pasti mengerti. So, sampai dengan jam9 malam aku sudah mempunyai banyak sekali foto, yang tak sabar untuk aku edit di komputerku.
Keesokan harinya aku melakukan kegiatan yang menjadi favoritku, yaitu nonton film yang biasanya aku sewa di rental vcd. kali ini aku menonton film: Death Race dan The Shawshank Redemption, yang terakhir ini bakal menjadi film favoritku deh. Ceritana bagus, true story, tentang seorang yang difitnah dan masuk penjara dan menjalani kehidupannya di penjara selama 20 tahun yang kemudian bisa melarikan diri dengan perjuangannya tentunya. Film yang sangat aku rekomendasikan buat kalian tonton, good movie i think. Malam harinya kau hang out bareng teman2ku, nongkrong di cafe sambil ngobrol ngalur ngidul gak jelas, tapi aku tetap menikmati suasana itu. Temanku ada yang nyeletuk tentang mau kemana saat tahun baru besok. So diputuskan besok ke malioboro atau alun2 saja liat kembang api.
Waktu malam taun baru, aku ma temen2ku berenam start jam8 kita ke kafe dulu nongkrong sambil nunggu lebih malam biar lebih rame lagi di jalan. jam setengah sebelas kita berangkat ke malioboro. Sumpah padat banget, tiap tahun selalu begini. Tapi dasar kami sial, acara kembang api gak sepenuhnya bisa dinikmati karena kami sibuk berkutat untuk membebaskan diri dari himpitan berjibun2 orang yang punya keinginan yang sama dengan kami, yaitu bukan untuk melihat kembang api tapi lebih kearah menyingkirkan sikut orang2. Bisa dibayangkan khan kacaunya,tapi namanya kami oarang2 sinting, so semuanya pasti bisa dijadikan bahan tertawaan. malm itu kami bersama sampai jam3 pagi, kemudian berpisah pulang ke kost masing2 tidur. But I think my life in the this week is fine and great.
01 Januari, 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
